BeritaHukumKab.Rohil

Sinergitas Brimob dan Polres Rohil Kendalikan Situasi Pasca Massa Serbu Rumah Diduga Bandar Narkoba

×

Sinergitas Brimob dan Polres Rohil Kendalikan Situasi Pasca Massa Serbu Rumah Diduga Bandar Narkoba

Sebarkan artikel ini

ROKAN HILIR,(SinarRiau.com) – Situasi di Desa Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, yang sempat mencekam akibat aksi massa pada Minggu (12/04/2026), berhasil dikendalikan dengan aman. Personel Satuan Brimob Polda Riau yang diterjunkan ke lokasi sukses meredam emosi warga melalui pendekatan persuasif dan humanis.

Ketegangan bermula saat ratusan warga yang tersulut emosi mengepung dan mencoba merangsek masuk ke sebuah rumah yang diduga milik bandar narkoba. Suasana kian memanas ketika massa mulai melakukan aksi dorong dan meneriakkan tuntutan, yang nyaris berujung pada tindakan anarkis dan kekacauan masif di pemukiman tersebut.

Baca Juga:  Bahas Perlindungan Anak, Komnas PA Diskusi Dengan Puluhan Guru Pendidik SDN 006 Pangkalan Kerinci

Merespon situasi yang berada di titik rawan, Tim Pengendalian Huru-Hara (PHH) Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Riau di bawah komando Danyon B Pelopor, AKBP Efadhoni Lilik Pamungkas, S.H., S.I.K., M.Tr.Mil., bergerak cepat memperkuat personel gabungan Polres Rokan Hilir.

​Meski hadir dengan perlengkapan lengkap, instruksi yang dijalankan sangat jelas: mengedepankan dialog. Dipimpin langsung oleh Kapolres Rohil dan Danyon B Pelopor, aparat berdiri di garda terdepan untuk menenangkan warga. Tidak ada tindakan represif; personel justru fokus mengurai kerumunan dengan komunikasi yang sejuk namun tegas.

Baca Juga:  Penerima Beasiswa UMRI Gelar Pelatihan Bela Negara Bersama Yonko 462/Kopasgat

Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam di tengah kepungan massa, upaya negosiasi tersebut membuahkan hasil. Emosi warga perlahan mendingin, dan massa akhirnya membubarkan diri secara tertib. Area yang semula penuh ketegangan kembali dipastikan kondusif.

Di tempat terpisah, Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., memberikan apresiasi tinggi atas kesiapsiagaan personel di lapangan. Ia menegaskan bahwa profesionalisme Brimob diukur dari kemampuan meredam konflik tanpa kekerasan.

​”Kami berkomitmen untuk terus hadir sebagai pelindung masyarakat. Setiap personel selalu kami instruksikan untuk tidak terpancing provokasi dan tetap mengedepankan langkah persuasif. Keamanan adalah prioritas, namun martabat dan nilai-nilai kemanusiaan tetap yang utama,” tegas Kombes I Ketut.

Baca Juga:  Pulihkan Paru-Paru Sumatera, Bupati Zukri Dukung Penuh Reforestasi 2.574 Hektare di TNTN

​Beliau juga menambahkan bahwa kehadiran Brimob bukan sekadar untuk melakukan pengamanan fisik, tetapi juga untuk menjamin bahwa setiap aspirasi masyarakat tetap berada pada jalur hukum yang berlaku, tanpa perlu melakukan aksi main hakim sendiri.

Keberhasilan penanganan konflik di Panipahan ini menjadi bukti nyata soliditas sinergi antara Polri dan masyarakat. Profesionalisme yang dibalut dengan pendekatan humanis terbukti efektif dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Riau.(AL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250

You cannot copy content of this page