BeritaKab.SiakLingkungan

Hampir 3 Kali Puasa 3 Kali Lebaran Masyarakat Jalan Pemda Perawang Makan Debu

×

Hampir 3 Kali Puasa 3 Kali Lebaran Masyarakat Jalan Pemda Perawang Makan Debu

Share this article

Siak,Fokusinvestigasi.com – Jalan rusak dan berdebu selalu jadi keluhan masyarakat yang tinggal di sepanjang Jalang Pemda Km 11 Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Provinsi Riau. Rabu (28/02/2024)

Jalan Pemda tersebut diketahui sudah rusak selama kurang lebih 3 tahun terakhir, dan bisa dilihat rumah yang berada disekitar jalanan yang rusak tersebut atap dan perabotannya tertutup oleh tebu.

Terlihat juga ketika mobil yang melintas dijalan tersebut, abu yang ditimbulkan sangat tebal sehingga para pengendara yang lain hampir tidak bisa melihat jalan untuk beberapa meter ke depan.

Baca Juga:  Air Surut, Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Sungai Mandau Mulai Bersih-bersih Rumah

Hal ini sangat membuat masyarakat setempat geram, Pak Buan salah seorang masyarakat yang tinggal di daerah berabu tersebut mengatakan bahwa sudah 2 kali puasa dan 2 kali lebaran, keluarganya dan masyarakat sekitar jalan pemda terus menghirup Abu dari jalan.

Baca Juga:  Kesbangpol Kabupaten Pelalawan Verifikasi Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Pers SIJI Salah Satunya

“Sebentar lagi puasa dan lebaran, jadi kalau jalan pemda Km 11 ini belum diperbaiki, pas seperti lagu 3 kali puasa 3 kali lebaran kami terganggu akibat debu karena jalan tidak diperbaiki,” kata pak buan.

Lanjutnya, Pak Buan juga mengatakan bahwa selama hampir 3 tahun belakangan, Dinas PU hanya melakukan pemadatan saja dan menimbun jalan yang berlubang, tapi tidak sekalian di aspal agar jalan tidak berdebu.

Baca Juga:  Notaris Ragil Ibnu Hajar SH, M.Kn Terima Penghargaan Tax Award 2024 Kategori Teraktif II Taat Pajak Daerah

“Memang ada pihak PU datang perbaiki jalan, tapi hanya menimbun dan memadatkan saja tapi tidak di aspal, kalau menurut kami itu merupakan kinerja yang sia sia, itu hanya membuang waktu, tenaga dan biaya, karena sudah hampir tiga tahun,” katanya mengakhiri. (Muliya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Example 728x250 Example 728x250

You cannot copy content of this page