BeritaOlahragaPekanbaru

PERWOSI Lestarikan Budaya Melayu Lewat Lomba Senam Kreasi

×

PERWOSI Lestarikan Budaya Melayu Lewat Lomba Senam Kreasi

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, Sinarriau.com – Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Riau mengadakan lomba senam kreasi serta lomba senam gembira di Hotel Alpha Pekanbaru, Ahad (30/6/2024). PERWOSI sudah beberapa kali melaksanakan acara seperti ini setiap tahunnya, namun ini adalah kali pertama PERWOSI Riau mengikuti lomba senam kreasi dengan tujuan khusus melestarikan budaya melayu.

Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Riau, Adrias Hariyanto mengatakan, lomba ini dapat menjadi media promosi dalam meningkatkan kreativitas. Tak hanya mengenalkan budaya melayu, namun pesertanya dapat berolahraga.

Baca Juga:  Jadi Atensi, Kejari Pelalawan Temui 34 Korban Penipuan SK Honorer Oleh Oknum PNS Disdikbud Pelalawan

“Lomba ini bisa jadi promosi untuk kreativitas dan kenalkan budaya melayu dengan olahraga kepada masyarakat,” katanya.

Adrias katakan, PERWOSI ada di seluruh Indonesia. Pemenang lomba senam hari ini pun akan pergi untuk mengikuti lomba yang diadakan oleh PERWOSI pusat di Jakarta.

Ia berharap PERWOSI Riau bisa benar-benar giat agar dapat pergi ke Jakarta. Bukan hanya untuk mengikuti lomba senam tingkat nasional namun juga memperkenalkan budaya melayu.

“Bayangkan seandainya kita benar-benar giat, benar-benar majukan, bisa ke Jakarta untuk lomba secara nasional,” katanya.

Baca Juga:  Gangguan Aplikasi SIBADIK, Kesra Pelalawan Pastikan Proses Pencairan Beasiswa Dilakukan Pekan Depan

Ketua PERWOSI Provinsi Riau, Novelia mengatakan ia ingin melestarikan budaya melayu melalui senam. Tak hanya dari lagu, namun juga dari tarian dan pakaian.

“Pakaian yang dikenakan semuanya dari Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Riau, lagu yang mengiringi juga,” ucapnya saat memberikan sambutan di acara pembukaan lomba tersebut.

Novelia mengatakan, ia ingin lagu-lagu serta tarian melayu terkenal di seluruh Indonesia, bahkan Internasional. Seperti halnya poco-poco dari Ambon dan lagu Maumere dari Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga:  Perjudian Marak di Bagansiapiapi Diduga Dikendalikan 'Aseng', Instruksi Kapolri Mandul di Rohil!!

Novelia juga berharap lomba ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan melakukan olahraga. Ia tambahkan, olahraga penting untuk kesehatan juga dapat meningkatkan kreativitas.

Lomba ini diikuti oleh 25 grup yang berasal dari Kota Pekanbaru, Kota Dumai, Kabupaten Kampar, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Indragiri Hilir, serta Kabupaten Indragiri Hulu. Pesertanya merupakan perempuan-perempuan hebat yang tergabung dalam TP PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW), dan organisasi wanita lainnya di Riau.(FR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250

You cannot copy content of this page